Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips dan Trik Perawatan Rem Sepeda

 


Tips & trik perawatan rem pada sepeda menjadi hal yang sangat penting. Mengayuh sepeda pada kecepatan yang teratur dan tetap memang sangat menyenangkan. Ketika kamu mengayuh sepeda dengan kecepatan rendah, tentu kamu tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra agar dapat mengayuh pedal.

Ketika mengayuh sepeda dengan kecepatan konstan, dengan mengikuti pedal saja, sepeda sudah bisa berjalan dengan baik. sayangnya, sangat sulit menjaga kecepatan di jalanan kota yang sangat macet. Alhasil, keinginan mengayuh sepeda dengan kecepatan konstan tidak berhasil.

Kamu harus siap memainkan rem dan mengayuh sepeda dengan sistem stop and go. Bukan hanya memerlukan power lebih besar, mengayuh sepeda dengan menggunakan teknik ini juga membuat rem bekerja menjadi semakin keras. Inilah alasan banyak yang melakukan upgrade sepeda dan mengubahnya menjadi rem hidrolik.

Rem hidrolik memiliki pengoperasian yang lebih ringan. Kamu hanya perlu menarik sedikit tuas rem kemudian sepeda akan berhenti sendiri. Namun bukan berarti sistem rem ini sangat mudah dan tidak membutuhkan perawatan. Tetap saja kita harus melakukan sejumlah perawatan agar pengereman bisa selalu optimal.

Jenis Rem Sepeda yang Perlu Diketahui

Sebelum masuk pada tips & trik perawatan rem pada sepeda, kamu harus mengenal jenis rem pada sepeda terlebih dahulu. Pertama V-brake. V-brake merupakan resolusi pengereman yang bisa digunakan untuk touring, off road serta hybrid. Walaupun saat ini semakin banyak saja model baru dari sepeda tersebut, tetapi pengereman dengan menggunakan V-brake tetap dipilih.

Pengereman dengan V-brake ini mempunyai dua lengan panjang yang bisa memberi daya pengungkit ketika kabel rem ditarik, nantinya V-Brake bisa mengalirkan daya pengereman secara optimal. Biasanya, jenis pengereman ini ditemukan pada sepeda yang di banderol dengan harga murah.

Jenis lainnya adalah rem cantilever. rem cantilever ini lebih cocok untuk pesepeda yang menyukai aktivitas touring. Rem jenis ini sebenarnya hampir mirip dengan jenis sebelumnya, tetapi rem cantilever mempergunakan kabel straddle yang ada di bagian tengah agar bisa menarik kedua lengan rem. Biasanya, rem ini dipergunakan pada sepeda touring.

Jenis ketiga adalah rem caliper. Rem caliper lebih sering digunakan untuk road bike. Meskipun rem cakram sangat populer, namun masih ada saja rangka yang dibuat untuk penggunaan rem ini. Sepeda-sepeda dual pivot sering menggunakan jenis rem ini.

Tips & Trik Perawatan Rem Pada Sepeda yang Benar

Bila kamu ingin melakukan perawatan rem, sebenarnya kamu bisa melihat buku panduan yang biasanya diberikan bersama dengan sepeda. Kamu bisa menjadikan buku tersebut sebagai acuan. Pada dasarnya, setiap rem memang memiliki tipe berbeda, namun tidak perlu cemas karena jenis v brake serta disc brake sebenarnya mempunyai prinsip yang hampir mirip.

Rem jenis disc brake tidak perlu takut rusak, walaupun terlihat rumit namun jika perawatan dilakukan dengan baik, pasti rem sepeda akan bisa digunakan secara optimal. Disc brake terdapat 2 jenis dalam sepeda, yakni menggunakan kawat ada juga yang menggunakan minyak rem.

Jika masih mempergunakan kawat, pastikan saat tuas rem ditarik, rem bisa bekerja dengan maksimal, sedangkan jika menggunakan tipe hidrolik, sebelum menggunakan sepeda pastikan kembali minyak rem sudah terisi dan sesuai dengan ukurannya. Jika minyak rem kosong, segera lakukan pengisian.

Kemudian, kamu juga bisa melakukan blending yakni pembersihan selang hidrolik dari udara. Kamu juga harus secara rutin melakukan pemeriksaan kabel. Kamu juga harus memeriksa cakram kemudian bersihkan dari kotoran. Pastikan rotor rem berada di keadaan lurus serta tidak bergesekan dengan kampas rem. 

Pada rem hidrolik, pastikan kembali tidak ada kebocoran, sedangkan untuk cakram, jika kabel rem berada dalam kondisi baik, tidak ada karat, berarti rem tidak ada masalah. Melakukan langkah tips & trik perawatan rem pada sepeda harus dilakukan, apalagi jika setiap hari kamu menggunakannya.